eramuslim

Category: Bercermin Pada Salaf

Browsing articles in Bercermin Pada Salaf

Jauhkan Dirimu Dari Orang Munafik

Jauhkan Dirimu Dari Orang Munafik

Ibn Juraij mengatakan, "Ucapan orang munafik selalu berbeda dengan perbuatannya. Apa yang ia sembunyikan selau berbeda dengan apa yang ia tampakkan. Bathinnya berbeda dengan luarnya dan kehadirannya berbeda dengan ketidakhadirannya.

Inikah Akhir Perjalanan Pemimpin?

Inikah Akhir Perjalanan Pemimpin?

Ia duduk sendirian diberanda belakang. Wajahnya nampak letih. Matanya memandang jauh ke lembah. Lampu-lampu yang temaram di kejauhan begitu indah. Angin berdesir dari arah bukit. Terasa sangat sejuk.

Mengapa Mereka Enggan Mendekati Pintu Penguasa?

Mengapa Mereka Enggan Mendekati Pintu Penguasa?

Mereka sangat hati-hati. Selalu takut murka Allah Ta'ala. Mereka enggan mendatangi penguasa, walau hanya untuk mengajar ilmu. Mereka tak pernah mau dan tertarik dengan hadiah penguasa. Apapun bentuk hadiah itu. Itulah ciri ulama salaf yang penuh dengan kemuliaan.

Seandainya Bukan Karena Perempuan dan Ghanimah?

Seandainya Bukan Karena Perempuan dan Ghanimah?

Ruhul jihad yang membara di setiap dada para mujahid. Mereka hanya mendambakan upah dari Rabbnya. Surga. Di pelupuk mata para mujahid itu terbayang indahnya janji Allah Azza Wa Jalla yang sangat menyenangkan.

Masih Kuatkah Memegang Amanah dan Janji?

Masih Kuatkah Memegang Amanah dan Janji?

Betapa, sahabat Anas bin Malik, selalu menceritakan, bahwa Rasulullah Shallahu alaihi wa salam, setiap kali berkhotbah, pasti  bersabda : "Tidak ada iman bagi orang yang tidak memiliki amanah, dan tidak ada agama baig  orang yang tidak memegang janji".

Tidak Fatimah,  Selagi Masih Ada Muslim Miskin

Tidak Fatimah, Selagi Masih Ada Muslim Miskin

Manusia terbagi ke dalam tiga golongan. Pembagian ini akan menentukan posisi manusia selanjutnya. Menurut Syaikhul Islam, Ibn Taimiyah, pertama golongan yang hanya menurut hawa nafsunya. Mereka tidak rela melainkan terhadap apa yang diberikan orang lain kepada mereka.

Tobatnya Ikrimah bin Abu Jahal

"Ketika Nabi Shallahu alaihi wa sallam memasuki kota Makkah, "Ikrimah berkata, "Sungguh saya tidak mau tinggal di bumi di mana saya melihat seorang pembunubh Abu Hakam (Abu Jahal)", ucapnya.